Gangstar Mirage City menjadi salah satu game mobile yang cukup menarik perhatian karena membawa formula open-world crime ke perangkat Android dan iOS. Game ini merupakan bagian terbaru dari franchise Gangstar dan dikembangkan dalam bentuk multiplayer open-world RPG. Berbeda dari game Gangstar lama yang lebih menitikberatkan pada pengalaman single-player, Mirage City sejak awal dibangun dengan konsep bermain bersama pemain lain, membentuk kru, melakukan heist, mengembangkan bisnis, mengoleksi kendaraan, hingga bertarung untuk menguasai kota.
Hal pertama yang membuat game ini menarik adalah konsep kotanya. Mirage City dirancang sebagai sebuah kota yang terus dipenuhi aktivitas. Pemain tidak hanya mengikuti misi utama, tetapi juga dapat berkeliling menggunakan kendaraan, menemukan berbagai aktivitas di jalanan, menghadapi kelompok lawan, serta mengembangkan karakter dan perlengkapan yang dimiliki. Konsep tersebut membuat permainan terasa seperti sebuah dunia kriminal yang memang dirancang untuk terus dimainkan, bukan sekadar tempat untuk menyelesaikan misi lalu keluar dari game.
Kekuatan terbesar Mirage City justru terletak pada aspek multiplayer. Pemain dapat membentuk kru bersama teman dan menjalankan operasi secara kooperatif. Sistem heist menjadi salah satu aktivitas utama karena pemain harus mempersiapkan perlengkapan, menentukan strategi, kemudian menjalankan operasi bersama anggota kru. Mulai dari membobol bank hingga menghadapi konvoi dengan keamanan tinggi, setiap operasi membutuhkan kerja sama dan koordinasi.
Konsep tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan game Gangstar sebelumnya. Jika seri lama lebih terasa seperti pengalaman GTA versi mobile dengan cerita dan misi yang menjadi fokus utama, Mirage City mencoba membangun sebuah ekosistem multiplayer yang dapat terus berkembang. Pemain bukan hanya menjadi karakter yang menyelesaikan cerita, tetapi juga membangun reputasi dan kekuasaan di dalam kota.
Sistem kendaraan juga menjadi bagian penting. Mirage City menyediakan berbagai kendaraan yang dapat dikoleksi dan dimodifikasi. Perbedaan handling membuat kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi ketika pemain harus melarikan diri dari kejaran musuh atau mengikuti balapan. Kendaraan dengan karakteristik berbeda membuat aktivitas berkendara terasa lebih penting daripada sekadar berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Pertarungan menggunakan senjata juga menjadi bagian besar dari gameplay. Pemain dapat menggunakan berbagai jenis persenjataan, mulai dari pistol hingga senjata dengan daya hancur lebih besar. Senjata dapat disesuaikan dengan gaya bermain dan kebutuhan misi tertentu. Sistem ini membuat pemain memiliki alasan untuk terus mengembangkan perlengkapan mereka seiring semakin sulitnya aktivitas yang dihadapi.
Selain aktivitas PvE, Mirage City menyediakan PvP dan balapan jalanan. Mode tersebut memberikan aktivitas tambahan ketika pemain sudah menyelesaikan misi atau ingin bermain bersama pemain lain. Pertarungan antarpemain dan balapan membuat kota terasa lebih kompetitif karena pemain tidak hanya berhadapan dengan karakter yang dikendalikan komputer.
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah kemampuan pemain membangun kerajaan kriminalnya sendiri. Uang dan reputasi dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis bawah tanah, memperoleh penthouse, mengoleksi kendaraan mewah, dan memperluas pengaruh di Mirage City. Konsep ini membuat progres permainan terasa seperti perjalanan dari seorang kriminal kecil menjadi pemain besar yang mempunyai kekuasaan sendiri.
Namun, ambisi besar tersebut juga membuat Mirage City menghadapi tantangan yang cukup berat. Game open-world multiplayer membutuhkan komunitas yang aktif agar dunia yang dibangun tidak terasa kosong. Jika jumlah pemain berkurang atau matchmaking tidak berjalan dengan baik, sebagian fitur multiplayer dapat kehilangan daya tariknya. Karena itu, keberlangsungan game ini akan sangat bergantung pada kemampuan Level Infinite dalam memberikan update dan mempertahankan komunitas.
Masalah lain yang mulai terlihat dari pengalaman pemain adalah optimasi. Beberapa ulasan pengguna mengeluhkan frame rate yang turun, bug, serta performa yang belum konsisten bahkan pada pengaturan grafis rendah. Ada pula pemain yang merasa dunia game masih kurang padat dan interaksi di dalam kota belum sebanyak yang mereka harapkan dari sebuah open-world.
Hal tersebut cukup penting karena Mirage City memiliki target yang sangat tinggi. Ketika sebuah game menawarkan dunia terbuka dengan kendaraan, senjata, heist, PvP, bisnis, dan multiplayer, pemain tentu akan membandingkannya dengan game open-world besar lainnya. Jika kota yang disediakan belum terasa cukup hidup, maka ukuran map yang besar justru dapat membuat dunia permainan terasa kosong.
Model free-to-play juga menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan. Mirage City menggunakan pembelian dalam aplikasi dan memiliki berbagai elemen progres serta koleksi. Bagi pemain yang hanya ingin menikmati eksplorasi dan misi bersama teman, sistem tersebut mungkin tidak menjadi masalah. Namun, pemain yang ingin mengembangkan karakter dan koleksi secara maksimal perlu memperhatikan bagaimana sistem ekonomi dalam game berkembang setelah bermain dalam waktu lama.
Meski begitu, Mirage City memiliki satu kelebihan yang sulit diabaikan: game ini memberikan pengalaman open-world kriminal yang relatif ambisius untuk perangkat mobile. Kehadiran heist co-op, kendaraan, bisnis, senjata, PvP, dan dunia terbuka membuatnya mempunyai fondasi yang cukup kuat untuk berkembang menjadi game multiplayer jangka panjang.
Untuk pemain Indonesia, game ini juga cukup menarik karena wilayah Asia Tenggara termasuk dalam target peluncurannya dan versi regionalnya mendukung Bahasa Indonesia. Situs resmi mencantumkan kawasan SEA sebagai salah satu wilayah ketersediaan dan menjadwalkan peluncuran pada 20 Agustus 2026.
Pada akhirnya, Gangstar Mirage City bukan sekadar usaha menghadirkan kembali nama Gangstar. Game ini mencoba mengubah franchise tersebut menjadi pengalaman multiplayer open-world yang dapat dimainkan bersama teman. Konsep heist menjadi daya tarik utama, sementara kendaraan, bisnis, senjata, PvP, dan sistem perkembangan karakter menjadi pelengkap yang membuat pemain mempunyai banyak alasan untuk kembali ke Mirage City.
Jika Level Infinite mampu memperbaiki optimasi, memperkaya aktivitas di dalam kota, menjaga matchmaking tetap aktif, dan memberikan update yang konsisten, Mirage City memiliki peluang menjadi salah satu game open-world multiplayer mobile yang menarik untuk dimainkan dalam jangka panjang. Namun, jika konten mulai terasa berulang dan dunia kotanya tidak berkembang, pengalaman bermain berpotensi kehilangan daya tarik setelah pemain menghabiskan puluhan jam.
Untuk saat ini, Gangstar Mirage City paling menarik dimainkan sebagai game open-world multiplayer bersama teman, terutama bagi pemain yang menyukai kendaraan, baku tembak, heist, dan membangun kerajaan kriminal sendiri. Ia memang belum sempurna, tetapi fondasi yang dimilikinya cukup menarik untuk membuat kita melihat bagaimana Mirage City akan berkembang dalam beberapa bulan ke depan.










