Setelah bertahun-tahun hanya mendapatkan trailer dan potongan informasi, Rockstar Games akhirnya memberikan gambaran yang jauh lebih jelas mengenai bagaimana Grand Theft Auto VI akan dimainkan. Melalui Extended Look yang dirilis pada 27 Agustus 2026, Rockstar memperlihatkan berbagai potongan gameplay yang memberikan kesempatan kepada pemain untuk melihat lebih dekat dunia Vice City, karakter utama, kendaraan, aktivitas, hingga bagaimana Jason dan Lucia menjalani kehidupan mereka di tengah dunia kriminal Leonida.
Yang langsung terasa dari gameplay terbaru ini adalah skala dunia yang ingin dibangun Rockstar. GTA VI tidak sekadar membawa pemain kembali ke Vice City, tetapi memperluas dunianya menjadi sebuah wilayah bernama Leonida. Vice City menjadi pusat kehidupan kota dengan gedung-gedung tinggi, kawasan wisata, jalan raya, lingkungan pemukiman, klub malam, hingga berbagai wilayah lain yang terasa memiliki karakter berbeda.
Jika melihat footage yang diperlihatkan, Rockstar tampaknya ingin membuat dunia GTA VI terasa lebih aktif dibandingkan game sebelumnya. NPC tidak hanya terlihat berjalan tanpa tujuan, tetapi lingkungan di sekitar mereka memiliki berbagai aktivitas yang membuat kota terasa seperti tempat yang benar-benar dihuni manusia.
Perubahan paling besar tentu terlihat pada karakter Jason dan Lucia. Keduanya bukan sekadar karakter yang digunakan untuk menjalankan misi, tetapi menjadi pusat dari keseluruhan cerita. Rockstar menggambarkan hubungan mereka sebagai pasangan yang saling membutuhkan ketika berbagai masalah kriminal mulai semakin besar.
Jason sendiri memiliki masa lalu yang cukup rumit. Ia pernah bergabung dengan militer sebelum akhirnya kembali ke dunia kriminal dan bekerja dengan para pengedar narkoba di Leonida Keys. Ia sebenarnya menginginkan kehidupan yang sederhana, tetapi keadaan terus menyeretnya kembali ke dalam masalah.
Lucia memiliki latar belakang yang berbeda. Ia baru keluar dari penjara dan memiliki ambisi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Pengalamannya membuat Lucia menjadi karakter yang lebih berani dan tidak mudah mempercayai orang lain. Pertemuannya dengan Jason kemudian menjadi titik penting dalam perjalanan mereka. Rockstar bahkan menggambarkan hubungan keduanya sebagai sesuatu yang dapat menjadi jalan keluar bagi Lucia sekaligus menjadi sumber masalah baru bagi mereka berdua.
Dari gameplay yang diperlihatkan, hubungan Jason dan Lucia juga terasa lebih natural dibandingkan hubungan karakter utama dalam beberapa game sebelumnya. Mereka terlihat berbicara, bercanda, bekerja sama, dan melakukan berbagai aktivitas bersama. Hal ini membuat GTA VI terasa seperti sebuah cerita mengenai dua orang yang mencoba bertahan hidup di dunia kriminal, bukan sekadar kisah tentang seorang karakter yang naik menjadi penguasa kota.
Salah satu bagian yang paling menarik adalah bagaimana Rockstar memperlihatkan aktivitas kriminal mereka. Perampokan, transaksi narkoba, pengejaran polisi, dan berbagai aksi kriminal menjadi bagian dari kehidupan Jason dan Lucia. Namun, gameplay terbaru juga memperlihatkan bahwa Rockstar tidak hanya ingin membuat pemain terus menembak dan mencuri kendaraan.
Dunia GTA VI terlihat jauh lebih interaktif.
Pemain dapat melihat karakter melakukan berbagai aktivitas di lingkungan mereka. Pantai dipenuhi orang, kendaraan bergerak dengan lebih alami, kawasan perkotaan terlihat sibuk, sementara wilayah pedesaan dan kepulauan di sekitar Leonida memberikan suasana yang sangat berbeda dari pusat Vice City.
Kepadatan dunia menjadi salah satu aspek yang paling mengesankan. Rockstar tampaknya ingin menghilangkan kesan bahwa open world hanyalah sebuah map besar yang diisi dengan misi. Dalam GTA VI, lingkungan menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri.
Salah satu contoh yang menarik adalah bagaimana aktivitas sosial dan kehidupan malam menjadi bagian penting dari Vice City. Klub, musik, influencer, media sosial, hingga budaya internet menjadi elemen yang tampaknya akan digunakan Rockstar untuk menggambarkan Amerika modern.
Karakter seperti Real Dimez menjadi contoh bagaimana Rockstar memasukkan budaya media sosial ke dalam dunia GTA VI. Bae-Luxe dan Roxy memanfaatkan video viral, musik rap, dan popularitas internet untuk menghasilkan uang dan membangun nama mereka. Mereka kemudian terhubung dengan Dre’Quan Priest dan industri musik lokal Vice City.
Rockstar juga memperlihatkan karakter Boobie Ike, seorang tokoh lokal yang berhasil mengubah aktivitas kriminalnya menjadi bisnis yang lebih besar. Ia memiliki hubungan dengan real estate, klub malam, dan studio rekaman. Kehadiran karakter seperti ini memperlihatkan bahwa dunia kriminal GTA VI tampaknya tidak hanya berkutat pada perampokan bank.
Ada pula Raul Bautista, seorang perampok bank berpengalaman yang mencari orang-orang berani untuk melakukan pekerjaan berisiko tinggi. Karakter seperti Raul berpotensi menjadi salah satu penghubung Jason dan Lucia dengan dunia kriminal yang lebih besar.
Sementara itu, Brian Heder memperlihatkan sisi lain dunia kriminal Leonida. Ia merupakan pengedar narkoba generasi lama yang menjalankan aktivitasnya melalui wilayah Keys. Jason bahkan memiliki hubungan dengan Brian dan tinggal di salah satu propertinya dengan syarat harus membantu berbagai pekerjaan kriminal.
Dari sisi gameplay, kendaraan juga terlihat mendapatkan perhatian besar. Mobil, motor, kapal, dan berbagai kendaraan lain bukan hanya alat untuk berpindah tempat. Dunia Leonida memiliki wilayah darat dan perairan yang luas sehingga kendaraan menjadi bagian penting dalam eksplorasi.
Yang menarik adalah bagaimana Rockstar tampaknya memberikan lebih banyak perhatian terhadap gerakan karakter. Animasi Jason dan Lucia terlihat jauh lebih detail ketika berjalan, berlari, masuk ke kendaraan, menggunakan senjata, maupun berinteraksi dengan lingkungan.
Hal tersebut memang terlihat seperti perubahan kecil, tetapi justru menjadi salah satu aspek yang membuat gameplay GTA VI terasa berbeda. Rockstar tampaknya ingin membuat setiap gerakan karakter terasa lebih berat dan realistis.
Sistem animasi tersebut juga terlihat ketika terjadi baku tembak. Pergerakan karakter terasa lebih responsif, sementara posisi tubuh dan penggunaan senjata terlihat lebih dinamis. Jika dibandingkan dengan GTA V, perkembangan teknologi yang digunakan Rockstar membuat interaksi antara karakter dan lingkungan terlihat jauh lebih kompleks.
Kemudian ada sistem polisi yang kembali menjadi bagian penting. GTA VI tetap mempertahankan elemen klasik ketika pemain melakukan kejahatan dan kemudian harus melarikan diri dari aparat. Namun, gameplay terbaru memberikan kesan bahwa pengejaran polisi dapat berlangsung dalam lingkungan yang lebih dinamis.
Rockstar juga terlihat lebih serius dalam membangun dunia kriminal yang saling berhubungan. Satu aksi yang dilakukan Jason dan Lucia dapat membawa mereka bertemu dengan kelompok kriminal lain, memperkenalkan karakter baru, dan membuka peluang pekerjaan yang lebih besar.
Di sinilah GTA VI tampaknya ingin berkembang dari formula GTA V.
GTA V memang memiliki dunia yang sangat besar, tetapi GTA VI terlihat lebih fokus pada hubungan antara karakter, aktivitas, dan dunia tempat mereka tinggal. Jason dan Lucia tidak hanya berpindah dari satu misi ke misi berikutnya. Mereka memiliki kehidupan, hubungan, tempat tinggal, teman, serta jaringan kriminal yang perlahan berkembang.
Dari segi visual, Rockstar kembali menunjukkan mengapa GTA VI menjadi salah satu game yang paling dinantikan. Detail wajah karakter terlihat sangat tinggi, pencahayaan kota terasa lebih realistis, air terlihat lebih hidup, sementara lingkungan pantai dan kota memiliki tingkat detail yang sangat tinggi.
Yang membuatnya semakin menarik adalah Rockstar mengatakan bahwa Extended Look tersebut direkam sepenuhnya dari gameplay in-game di PlayStation 5. Artinya, apa yang diperlihatkan bukan sekadar cinematic trailer yang dibuat khusus untuk menunjukkan visual terbaik. Footage tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai pengalaman bermain yang sebenarnya.
Namun, justru karena visualnya sangat tinggi, muncul pertanyaan mengenai performa. GTA VI adalah game open-world dengan dunia yang sangat kompleks, sehingga bagaimana Rockstar mempertahankan kualitas visual tersebut sambil menjaga frame rate tetap stabil akan menjadi salah satu hal terbesar ketika game akhirnya dirilis.
Untuk saat ini, Rockstar secara resmi mencantumkan PlayStation 5 dan Xbox Series X|S sebagai platform GTA VI, dengan tanggal rilis 19 November 2026.
Hal yang juga menarik adalah Rockstar belum menjadikan PC sebagai platform peluncuran yang diumumkan secara resmi. Ini membuat versi konsol menjadi fokus utama ketika game tersebut dirilis nanti.
Jika melihat keseluruhan Extended Look, GTA VI terasa seperti evolusi besar dari formula GTA. Rockstar tidak hanya meningkatkan grafis, tetapi juga mencoba membuat dunia, karakter, animasi, aktivitas, dan cerita terasa lebih terhubung.
Vice City bukan lagi sekadar latar belakang. Kota tersebut menjadi bagian dari cerita.
Jason dan Lucia bukan hanya karakter yang digunakan pemain untuk menembak dan mengendarai mobil. Hubungan mereka menjadi inti dari perjalanan cerita.
Dan Leonida bukan sekadar map besar. Wilayah tersebut terlihat seperti dunia yang memiliki kehidupan sendiri.
Inilah yang membuat GTA VI begitu menarik. Rockstar tampaknya tidak mencoba membuat GTA V dengan grafis yang lebih bagus. Mereka sedang mencoba membuat sebuah dunia kriminal yang jauh lebih hidup, lebih detail, dan lebih responsif terhadap tindakan pemain.
Jika semua yang diperlihatkan dalam Extended Look benar-benar dapat dipertahankan ketika game dirilis, GTA VI berpotensi menjadi salah satu lompatan terbesar dalam sejarah franchise Grand Theft Auto.
Dan dengan tanggal rilis 19 November 2026 yang semakin dekat, pertanyaan terbesar sekarang bukan lagi apakah GTA VI akan menjadi game besar. Pertanyaannya adalah seberapa jauh Rockstar akan membawa standar open-world ketika pemain akhirnya bisa masuk sendiri ke Vice City dan Leonida.










